
SMKN 1 Tegalsari menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi UPJ/TEFA dari Dinas Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan Teaching Factory.
Banyuwangi, 15 April 2026 — SMKN 1 Tegalsari menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Unit Produksi/Jasa (UPJ) dan Teaching Factory (TEFA) dari Dinas Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi, khususnya bagi SMK Non BLUD.
Tim monitoring dari Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pengelolaan UPJ dan TEFA yang ada di SMKN 1 Tegalsari. Dalam kegiatan tersebut, tim berdialog langsung dengan pihak sekolah mengenai strategi penguatan Teaching Factory, pengelolaan unit usaha sekolah, administrasi, hingga kesiapan program dalam mendukung pembelajaran berbasis industri.
Plt. Kepala SMKN 1 Tegalsari, Suliha, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi kesempatan penting bagi sekolah untuk memperoleh masukan serta arahan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program vokasi di sekolah.
“Melalui kegiatan ini, sekolah dapat mengetahui kekuatan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam pengelolaan UPJ dan Teaching Factory. Harapannya, program yang telah berjalan dapat semakin optimal dan mampu mencetak lulusan yang siap kerja, kompeten, dan sesuai kebutuhan dunia industri,” ungkap beliau.
Dalam pelaksanaan monitoring, tim juga meninjau dokumen administrasi, laporan keuangan, sistem pengelolaan unit usaha, serta proses pelaksanaan Teaching Factory yang selama ini telah dijalankan di SMKN 1 Tegalsari. Sekolah dinilai memiliki komitmen tinggi dalam membangun budaya kerja profesional dan kewirausahaan di lingkungan pendidikan.
Teaching Factory sendiri menjadi salah satu program unggulan SMK yang mengintegrasikan pembelajaran dengan proses kerja nyata layaknya di industri. Dengan adanya program ini, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung melalui unit produksi dan jasa yang ada di sekolah.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran SMKN 1 Tegalsari sebagai sekolah vokasi unggulan yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan dunia kerja.